Candi Plaosan

>> Jumat, Januari 15, 2010

Candi Plaosan terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan. Jika anda sedang berwisata ke lokasi Candi Prambanan, anda tak perlu terburu-buru kembali ke penginapan ataupun langsung pulang ke daerah asal anda, sebab tidak jauh dari candi Hindu tercantik di dunia itu, tepatnya kurang lebih 1km kearah timur, anda akan menemui Candi Plaosan, sebuah candi yang dibangun oleh Rakai Pikatan untuk permaisurinya, yaitu Pramudyawardani. Arsitektur candi ini merupakan perpaduan Hindu dan Budha.

Kompleks Plaosan dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul. Kedua candi itu memiliki teras berbentuk segi empat yang dikelilingi oleh dinding, tempat semedi berbentuk gardu di bagian barat serta stupa di sisi lainnya. Karena kesamaan itu, maka kenampakan Candi Plaosan Lor dan Kidul hampir serupa jika dilihat dari jauh sehingga sampai sekarang Candi Plaosan juga sering disebut candi kembar.

Bangunan Candi Plaosan Lor memiliki halaman tengah yang dikelilingi oleh dinding dengan pintu masuk di sebelah barat. Pada bagian tengah halaman itu terdapat pendopo berukuran 21,62 m x 19 m. Pada bagian timur pendopo terdapat 3 buah altar, yaitu altar utara, timur dan selatan. Gambaran Amitbha, Ratnasambhava, Vairochana, dan Aksobya terdapat di altar timur. Stupa Samantabadhara dan figur Ksitigarbha ada di altar utara, sementara gambaran Manjusri terdapat di altar barat.

Candi Plaosan Kidul juga memiliki pendopo di bagian tengah yang dikelilingi 8 candi kecil yang terbagi menjadi 2 tingkat dan tiap-tiap tingkat terdiri dari 4 candi. Ada pula gambaran Tathagata Amitbha, Vajrapani dengan atribut vajra pada utpala serta Prajnaparamita yang dianggap sebagai "ibu dari semua Budha". Beberapa gambar lain masih bisa dijumpai namun tidak pada tempat yang asli. Figur Manujri yang menurut seorang ilmuwan Belanda bernama Krom cukup signifikan juga bisa dijumpai.

Bagian Bas relief candi ini memiliki gambaran unik pria dan wanita. Terdapat seorang pria yang digambarkan tengah duduk bersila dengan tangan menyembah serta figur pria dengan tangan vara mudra dan vas di kaki yang dikelilingi enam pria yang lebih kecil. Seorang wanita ada yang digambarkan sedang berdiri dengan tangan vara mudra, sementara di sekelilingnya terdapat buku, pallet dan vas. Krom berpendapat bahwa figur pria wanita itu adalah gambaran patron supporter dari dua wihara.

Seluruh kompleks Candi Plaosan memiliki 116 stupa perwara dan 50 candi perwara. Stupa perwara bisa dilihat di semua sisi candi utama, demikian pula candi perwara yang ukurannya lebih kecil. Bila berjalan ke bagian utara, anda bisa melihat bangunan terbuka yang disebut Mandapa. Dua buah prasati juga bisa ditemui, yaitu prasasti yang di atas keping emas di sebelah utara candi utama dan prasasti yang ditulis di atas batu di Candi Perwara baris pertama.

Salah satu kekhasan Candi Plaosan adalah permukaan teras yang halus. Krom berpendapat teras candi ini berbeda dengan teras candi lain yang dibangun di masa yang sama. Menurutnya, hal itu terkait dengan fungsi candi kala itu yang diduga untuk menyimpan teks-teks kanonik milik para pendeta Budha. Dugaan lain yang berasal dari para ilmuwan Belanda, jika jumlah pendeta di wilayah itu sedikit maka mungkin teras itu digunakan sebagai sebuah wihara (tempat ibadah umat Budha).

Jika melihat sekeliling candi, anda akan tahu bahwa Candi Plaosan sebenarnya merupakan kompleks candi yang luas. Hal itu dapat dilihat dari adanya pagar keliling sepanjang 460 m dari utara ke selatan serta 290 m dari barat ke timur, juga interior pagar yang terdiri atas parit sepanjang 440 m dari utara ke selatan dan 270 m dari barat ke timur. Parit yang menyusun bagian interior pagar itu bisa dilihat dengan berjalan ke arah timur melewati sisi tengah bangunan bersejarah ini.


Sumber : Yogyes.com

15 komentar:

akhatam Jumat, Januari 15, 2010 1:54:00 PM  

Wah mantap deh candinya...

narti Jumat, Januari 15, 2010 3:37:00 PM  

udah lupa pelajaran sejarah nih...

sda Jumat, Januari 15, 2010 3:37:00 PM  

thanks ya artikelnya...
itung2 sekolah lagi...hehe...

Herdoni Jumat, Januari 15, 2010 5:05:00 PM  

Peninggalan masa lalu yang bernilai tinggi. Penuh makna dan arti dalam susunan dan bentuk bangunannya.
Candi Plaosan sebuah tujuan wisata yang menarik.

Nadine Jumat, Januari 15, 2010 5:32:00 PM  

belum pernah kesana

insanitis37 Jumat, Januari 15, 2010 7:55:00 PM  

kekayaan Bangsa kita tercinta...masih pantaskah kita malu sebagai bangsa??

ina Sabtu, Januari 16, 2010 9:41:00 AM  

gag tau knp... ina lebih seneng ke pantai, ato ke taman gtu... dripada Candi...
ke taman Kyai Langgeng ajah deh...
xixixixixiixxi.......

MZ ARIFIN Sabtu, Januari 16, 2010 10:09:00 AM  

CANDI, WUJUD CINTA MANUSIA PADA TUHANNYA.

masterGOmaster Sabtu, Januari 16, 2010 3:58:00 PM  

perasaan baru tahu neh candi plaosan...terima kasih sob infonya
salam blogger

Rizky2009 Minggu, Januari 17, 2010 1:56:00 PM  

warisan budaya yg sangat indah

Risang: Hybrid car owner Senin, Januari 18, 2010 9:15:00 AM  

sering ke candi plaosan...karena rumah deket sana. tapi nggak pernah sekalipun baca reviewnya. berguna sekali bos reviewnya...

GOLDEN INFO Rabu, Februari 03, 2010 3:51:00 PM  

Siapa lagi yang akan mempopulerkan peninggalan sejarah kalau tidak kita-kita yang muda ini, sungguh peninggalan yang berseni tinggi

hobby exchange Minggu, Februari 07, 2010 2:30:00 AM  

thanks info benda bersejarah ini kawan

aryanto aj Minggu, Februari 07, 2010 8:08:00 PM  

mantap....cantik memang candi di indonesia

djokohrd Rabu, Agustus 24, 2011 8:08:00 AM  

Candi plaosan merupakan situs yang bagus. Sebaiknya dimasukkan satu paket wisata dengan candi prambanan. Bagus infonya.

Blog Widget by LinkWithin

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP