Candi Ngawen

>> Selasa, Desember 15, 2009


Candi Ngawen adalah salah satu dari sekian banyak candi yang bertebaran di Magelang. Namanya memang kalah kondang dengan Candi Borobudur maupun Candi Mendut. Candi ini sampai sekarang juga belum selesai dipugar. Para ahli arkoelogi masih mencari-cari bentuk awalnya, disamping masih mengais-ngais reruntuhan candi ini.

Candi Ngawen terletak di desa Ngawen Kecamatan Muntilan. Persisnya berada 2 km sebelah selatan Kompleks Makam Kyai Raden Santri, Gunung Pring, dan sekitar 5 km sebelah timur Candi Mendut. Menurut perkiraan, candi ini dibangun semasa dengan Candi Borobudur yakni pada masa Wangsa Syailendra. Berbeda dengan candi-candi Budha lainnya, Candi Ngawen terdiri dari 5 (lima) buah candi kecil-kecil. Namun dari kelimanya baru satu candi yang utuh kembali, itupun tanpa atap.



Candi yang menghadap ke timur ini berada ditepian Kali Blongkeng Muntilan, sebuah sungai yang dipercaya banyak mengandung belerang. Seperti pada candi Mendut, masing-masing candi disini dihiasi ornamen singa pada keempat sudutnya sebagai aliran pembuangan air. Relief yang masih tampak jelas adalah kinnara yakni makhluk surgawi yang berbentuk setengah manusia setengah burung.

Candi ini pertama kali ditemukan pada tahun 1864 oleh seorang Belanda bernama Hoepermans. Proses restorasinya selesai pada tahun 1927. Sekarang kompleks candi ini ditata apik dengan taman lengkap dengan kolam sehingga menambah keasrian candi Ngawen. Apalagi posisi candi yang berada ditengah-tengah areal persawahan menjadikan lokasi ini menyenangkan untuk rehat dari kebisingan kota. Untuk pacaran juga mengasyikkan… hehehe…

Sumber : ciwir.jogloabang

16 komentar:

Belogger Prost Selasa, Desember 15, 2009 6:46:00 PM  

menarik sahabatku,di kampusku malah ditemukan candi.kasih komentar

Johnson Manurung Rabu, Desember 16, 2009 8:12:00 AM  

informasinya sangat menarik & bermanfaat bagi kita semua.
Salam

Johnson Manurung Rabu, Desember 16, 2009 8:18:00 AM  

informasinya sangat menarik & bermanfaat bagi kita semua.
Salam

ina Rabu, Desember 16, 2009 8:31:00 AM  

wah... ina lom pernah kesini nih kag... :)

Anonim Rabu, Desember 16, 2009 8:39:00 AM  

nice info sobat, kapan2 pengen kesana, tapi kapan ya? hehehe

Dhana/戴安娜 Rabu, Desember 16, 2009 2:17:00 PM  

salam sahabat
wah kesempatan cuti tahun depan datang aja nich he..he..thnxs n good luck

angger Rabu, Desember 16, 2009 3:12:00 PM  

malu saya sebagai anak jogja,malah belum tahu.....
makasih yach infonya,kpan-kpan berkunjung achhh......

narti Rabu, Desember 16, 2009 4:27:00 PM  

kalimat penutupnya koq...???

sda Rabu, Desember 16, 2009 4:28:00 PM  

belum pernah kesana nih...
kapan ya??

Tedrichie Kamis, Desember 17, 2009 10:56:00 AM  

nice review.... wanna go there someday

masterGOmaster Kamis, Desember 17, 2009 1:38:00 PM  

candi adalah peninggalan nenek moyang kita ...kita harus lestarikan dan merawatnya agar ada sepanjang jaman

wisata pasuruan Selasa, Desember 22, 2009 8:51:00 AM  

bagus candinya.... kayak di tempatku di Candi Jawi Pasuruan mampir yach..

Rizky2009 Rabu, Desember 30, 2009 3:19:00 PM  

candi ngawen apa candi ngawen, jangan sampai salah baca "ngawen"

Rizky2009 Rabu, Desember 30, 2009 3:23:00 PM  

candi ngawen apa candi ngawen, jangan sampai salah baca "ngawen"

muktiali Senin, Januari 04, 2010 6:26:00 PM  

mari kita lesterikan peninggalan nenek moyang kita...

otc Senin, Januari 04, 2010 6:28:00 PM  

peninggalan leluhur memang mempunyai nilai sejarah yang tinggi

Blog Widget by LinkWithin

  © Blogger templates Shiny by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP